Ah, Malam ini

April 13, 2011 § Leave a comment

“Sibudi murung menghitung laba surat kabar sore di jual malam. “ Sore Tugu Pancoran – Iwan Fals. Soundtrack malam ini, agak jadul tapi memang kuno. Hehhehehe.

Aku berjanji kemarin. Aku tak ingin mati muda sebelum rakyat sejahtera. Mungkin kebanyakan baca puisinya gie lagi. Sampai hari ini dia dibahas untuk kenapa mati muda kok beruntung. Ada –ada saja.walaupun tidak rapat suasana yang terbangun sangat enak. Kebanyakan bercanda isi diskusi. Komplit dah. Banyak hal yang tidak penting menjadi suatu yang akurat dan penting pula. Paling tidak menumbuhkan kedekatan emosional antar anggota. Hal seperti ini yang diperlukan ketika kita harus “melayani” anggota. Yah kita mesti belajar dari mereka, dan mereka siapa tahu mau mendengar apa yang kita perbincangkan. Saya salut dengan seorang Jaya, sebagai anak baru dia sudah mulai banyak mengerti apa masalah utama dari organisasi. Banyak “berkubang” di BEM membuatnya mampu membandingkan kelemahan dan kelebihan dari sistem. Analisisnya akan masalah dapat apresiasi dah mantab masbro.

Sepertinya para pengurus juga tampak terlalu sibuk sampai tak sempat berbagai beban mereka pikul. Setidaknya mereka ada bayangan. Bukan malahan dibawa sepihak, pembatalan sepihak, tanpa pemberitahuan pihak lain, dan mengecewakan pihak yang datang. Mestinya estimasi itu ada. Eh kebanyakan menghujat orang ka. Eh liat diri kawan. Masih banyak yang belum toh. DAMAR sepertinya perlu digarap segera. Menunggu percaya diri untuk berhadapan dengan kawan di sekre. Tp saya harus membawa progres ini pada titikk yang bisa saya capai. Waktu esok melihatmu, jika kau mau tak ada yang tak mungkin untuk hadir seketika di dean mata. But, ALL WEIZ WELL.perlu dirubah menjadi suatu yang indonesia di kepala. Tidak kebarat-baratan atau india-indiaan versi 3 idiot yang ku tonton semalam. Apapun bisa terjadi asalkan kau tak takut, percaya diri, semngAt untuk beda, dan unik. Perlu panduan Bung Yoris Sebastian (seorang creative junkies)dan sekalian Mario Teguh untuk melancarkan segalanya.

Semoga berguna, hari ini akan habis ketika tdur melahapmu. Dan mulai ketika esok terbangun suara ibuku. Salam hari ini. semoga kembali ke jalan yang benar yeah..

Advertisements

Tagged: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Ah, Malam ini at Sudut jalan.

meta

%d bloggers like this: