Moratorium Untuk Siapa?

August 1, 2011 § Leave a comment

Hanya di mulut saja perkataan itu meluncur di hati entahlah apa isi pejabat kita. Berbekal sebuah hipotesa yang menurut saya kurang, dengan berbagai polemik yang begitu besar telah lewat. Dan begitu banyak kepentingan perut yang menghamba pada investasi yang menyesatkan. Ternyata polemik RTRWP Bali belum habis ternyata dengan janji moratorium bali selatan dan selurh bali. pemerintah tetap menjalankan dan memberikan izin pembangunan pada investor. Dapat kita lihat pembangunan di pantai geger tetap berjalan. Pengerukan tanah masih terjadi dimana –mana. Dan proyek skala raksasa begitu saja hadir di depan mata kita. Ketika harus lewat di baypass Ngurah Rai, apakah ramalan itu bisa terjadi megapolis dunia. Megapolis, yaitu tahap perkembangan kota yang telah mencapai tingkat tertinggi diantaranya dengan dengan pemekaran atau perluasan kota. Begitu banyak gedung –gedung dengan berbagai fasilitas teknologi. Tak lagi ada kabel kabel melintang di jalanan (Bali, Kota MegapolisDunia, Gelebet). Namun semua untuk siapa? Dan saya pastikan untuk sebagian orang,para bos- pariwissata- pejabat korup(pengemplang pajak), para saiudagar tanah yang hanya bisa beli tanah dengan harga murah. Tapi masyarakat tetap jadi buruh, pembantu, kuli, dan tak sadar bahwa mereka dilema ketika harus berhadapan dengan aspek kehidupan sosial masyarakatnya. Begitu banyak masalah yang hinggap di dalam kehidupan masyarakat tapi apa masih saja tidur nyaman dibawah angin dan hembusan dolar dan pounsterling.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Moratorium Untuk Siapa? at Sudut jalan.

meta

%d bloggers like this: