Atita Nagata Watamana

February 10, 2014 § Leave a comment

Selamat tahun baru untuk semua umat manusia bumi, kenapa hanya pada umat manusia? Karena pada hakiktnya penanggalan tahun masehi hanya manusia bumi yang menggunakannya (setahu saya), entah apakah mahluk lain menggunakannya penganggalan yang sama.

Tahun 2013 telah lewat, mungkin akan jadi kenangan berharga, karena pada akhirnya waktu akan terus berjalan dan meninggalkan banyak hal terutama kenangan. Tidak ada satupun manusia hidup tanpa adanya bekas, maupun kejadian yang membekas dalam kehidupannya. Itu kenangan. Tahun 2013 membawa hal yang berbeda pada diri saya. Pada tahun yang panjang ini saya menyadari betapa pengetahuan itu begitu luas. Jadi benar kiranya pepatah mengatakan bahwa ” kita akan merasa ahawa diri kita bodoh setelah banyak pengetahuan yang kita dapatkan”. Dalam artian kita akan merasa begitu banyak angkasa dan galaksi yang belum dijelajahi setelah melihat betapa indahnya Bima Sakti. Seperti itu mungkin perasaan yang saya terima di tahun tersebut.

Pencapaian atau lebh tepatnya refleksi yang saya dapatkan tiada hal yang tak berguna dalam hidup. Inspirasi itu berasal dari berbagai macam manusia, berbagai kejadian, berbagai suasana, dan berbagai tempat dan waktu. Tiada yang dapat menahan manusia untuk selalu terinspirasi dari hal tersebut. Bayangkan saja ada seorang teman yang menurutmu tidak banyak berbuat untuk dirinya sendiri dikarenakan dia merasa tidak begitu menguasai satu hal layaknya dirimu. Dia depresi dan pasrah terhadap keadaan dirinya. Tanpa usaha, tanpa adanya keinginan untuk menguasainya atau mengerjakan hal tersebut. Sebagai teman yang terlalu sering memberikan motivasi dan dorongoan ternyata tetap gagal. Jangan berkecil hati dulu bahwa kemudian kita harus sadar kita pernah dalam fase tersebut, lebih parah saat dalam kondisi tersebut kita menyerah. Disadari ataupun tidak kita pernah melakukan hal tersebut. Yang utama kita telah berusaha, dan jika hasilnya tetap gagal, kita tetap berusahan dengan usaha yang lebih keras. Kita paling sedikit untuk refleksi bahwa kita juga harus berusaha lebih baik dari sebelumnya, dari diri kita sebelumnya.

Tahun 2013 memberikan banyak motivasi untuk berbuat baik pada orang lain. Walaupun tidak semuanya berjalan seperti yang kita inginkan (dan semoga pada tahun 2014 dapat menciptakan jalan keluar yang baik). Kita diberikan potensi yang banyak oleh tuhan untuk berbuat lebih. Bukan hanya untuk diri sendiri (pengetahuan, materi) namun juga untu orang lain dan Nusa Bangsa. Melalui pembicaraan yang hampir informal dengan banyak kawan. Ternyata banyak orang yang resah akan keadaan sekitarnya, punya persfektif yang baik terhadap berbagai masalah dan solusi. Saya tertantang untuk mengerjakan sebuah proyek kecil untuk anak muda Indonesia (eh kawan- kawan) untuk berbicara mengenai sekitarnya dan berbagi pandangannya secara luas dan mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta berkontribusi aktif membentuk wacana alternatif untuk pemimpin muda kedepan dalam berbagai bidang.

2013, menjadi tahun yang penuh dengan intrik, bukan untuk saya namun untuk Indonesia. Banyak kasus korupsi, penyelewengan, minin prestasi. Paling mengembirakan ketika seagames menempati posisi 4, walaupun bukan juara 1 seperti tahun 2011 di Indonesia (maklum tuan rumah). hasil tersebut tentunya menafikan potensi masyarakat kita yang luar biasa, banyak dan potensi hanya saja kita sendiri tidak sadar. Indonesia haru bangga pula pada segelintir orang yang sadar bahwa kita punya potensi, pelatih tim sepakbola U-19 Indra Sjafrie begitu memesona Indonesia. Menang 3-0 dari korea dalam penyisihan piala asia U-19 sungguh membanggakan walaupun kita masih punya ujian yang sebenarnya saat akan menghadapi australia dan beberapa tim besar di Asia. Perjuangan kita masih panjang bung!

2013 menurut saya merupakan tahun untuk mengukur diri, untuk menarik nafas panjang sebelum kerja. Tahun untuk mempersiapkan diri sebelum harus melepas jubah mahasiswa. Terima kasih terhadap beberapa kawan yang membantu, ketika kp, Wahyu, Gustra, Purya, Erna, dan segenap staf Bale Design atas pengetahuan yang di bagi kepada saya. Kawan- kawan sekantor Mang Adhi, Adi Suandita, Gareth, Adhi Aw, Oka, Ardi atas segala kebersamaan dan kerjasama selama ini. Mungkin tanpa kalian pencapaian ini hanya sebatas angan- angan (selesai kp). Kawan – kawan studio 6 walapun belum selesai pada 2013 (walaupun juga nilainya belum keluar pula) setidaknya memberikan rasa persahabatan yang besar (Bento, dan kawan yang istrirahat jam 11-1). Dan juga guru saya, pak Yuda Manik yang setia revisi laporan kp dan pak Dharma Yadnya yang memberikan pengetahuan yang banyak mengenai arsitektur secara utuh ( dan sadar bahwa arsitektur adalah proses desain yang ilmiah dan menarik). Terima kasih.

2013 itu tahun yang banyak buku terlantar dicoba untuk dibaca, walaupu tidak habis dan masih banyak halaman yang belum ditelusuri. Sutasoma, partikel, bumi manusia, rumah kaca, kreatif sampai mati, islam dan kiri, dan banyak lagi menemani hari- hari tanpa kerjaan, selain leyeh- leyeh tidak jelas. Buku memberikan banyak inspirasi, banyak pelajaran dan refleksi keadaan kita saat ini. Melalui buku dan diskusi saya mengerti siapa Semaoen dan Nyoto (dan pentingnya peran mereka dalam Republik dan pelajaran yang dapat saya dapatkan dari mereka). Dari Pramoedya dalam refleksinya terhadap dua tokohnya dalam tetralogi pulau buru, minke dan pangemanann (dengan 2 n).

2013 menjadi catatan tersendiri bagi diri saya untuk organisasi, tahun 2013 merupakan tahun terakhir untuk aktif dalam Akademika (karena telah 5 tahun menuntut ilmu jurnalistik dan semuanya). Akademika memberikan banyak hal (terutama melalui para alumni-alumni, pengurus dan segenap anggotanya) terima kasih banyak. Ternyata punya fokus itu dalam penyelesaian studi yang panjang ini penting. Dan memberikan perasaan yang melegakan, bukan karena lepas tanggung jawab, namun seluruh anggota akademika tak lagi macan kanak- kanak. Karena dalam masa saya di akademika terlalu banyak intrik sehingga malah menyebabkan kekacauan dan tidak percaya antar anggota, masa itu telah habis saya rasa.

Tahun 2013 telah selesai dan saya rasa banyak hal yang tercapai dan ada juga yang belum tentunya. Jadi untuk itu hal yang belum diselesaikan pada tahun 2014 ini. Terutama menyelesaikan studi S1 pada tahun november ini. Semoga tercapai. Memulai Gerakan Ngobrolin Indonesia dan arsitektur (untuk kawan Teknik Arsitektur Udayana) sebagai salah satu tanggung jawab terhadap sekitar. Dan mulai menabung untuk masa depan terutama ilmu, pengalaman dan materi (kerja bung). Cuma itu saya rasa, namun alangkah panjang perjalanannya tanpa adanya usaha untuk mendapatkannya/mencapainya.

Terima kasih semesta atas segalanya, dan semesta itu selalu memberikan kita semangat.

“Pemberani- Pemberani Memenangkan 3/4 Dunia”

-Pramoedya Ananta Toer-

Kepastian kkn, 2 januari 2014.

Advertisements

Tagged: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Atita Nagata Watamana at Sudut jalan.

meta

%d bloggers like this: