Kerja Artisan

March 19, 2015 § 2 Comments

Dalam semesta berketukangan, pekerjaan bertukang adalah kerja sampingan di sela-sela menggarap lahan. Mereka akan memilih untuk mengerjakan hal-hal diluar pertanian diantara masa tanam dan panen. Tukang batu, tukang ukir, dan sampai tukang bata tidak melupakan pekerjaan mereka sebagai petani.

Kerja Artisan, Diskusi dengan Artisan di RI

Kerja Artisan, Diskusi dengan Artisan di RI (sumber)

Hari ini begitu sepi di Rumah Intaran. Biasanya ada “alarm” yang membangunkan saya setiap pagi. Suara mesin pemotong kayu selalu berbunyi bersama dengan burung dan ayam. Tukang-tukang yang biasa disebut artisan telah mulai pulang dari satu bulan yang lalu. Terakhir Mas Syukur pulang setelah membereskan pekerjaannya merakit kursi kayu, yang akan digunakan sebuah cafe di Singaraja.

Para artisan di Rumah Intaran, terbiasa untuk secara bergantian dan rutin mengunjungi kampung halaman. Umumnya sebulan sampai 2 bulan sekali, atau juga keadaan yang penting serta mendadak. Mereka beralasan untuk pulang tentunya begitu beragam, mulai dari kangen keluarga, hingga mereka akan memasuki musim panen padi di kampung halaman. Tidak ada yang kemudian melarang mereka untuk pulang, karena itu merupakan bagian dari kebijakan manajemen RI dan juga tidak ada yang boleh melarang mereka bertemu dengan keluarga. Sejauh yang saya tahu, RI ingin semua artisannya bekerja secara gembira.

Dalam usaha tersebut, selain diberikan waktu untuk pulang ke kampung halaman. Sehari-hari di RI, para artisan pada waktu istirahatnya atau sore hari juga berolahraga. Disiapkan sebuah meja pingpong lengkap dengan net, bola, serta batnya. Ada juga raket bulutangkis, restok. Untuk memberikan mereka hiburan setiap harinya. Selain itu manajemen juga menyiapkan trip ke beberapa tempat, disesuaikan dengan kondisi pekerjaan di RI. Umumnya mereka nyemplung di Air Sanih, ke Air terjun terdekat, atau bahkan rencana sebelumnya untuk pergi ke Kuta. “Masak ke Bali nggak pernah ke Kuta,” seloroh Mas Penjol kepala artisan di RI kepada saya.

Mereka akan kembali setelah nyepi, begitupun saya yang harus pulang ketika hari raya tersebut berlangsung. Kerja artisan adalah gabungan keterampilan dan juga keuletan. Proses kerja yang pada akhirnya terampil. Di RI para Artisan ini dilatih oleh seniornya. Terdapat artisan yang sudah lama bekerja di RI, mereka seperti memiliki tanggung jawab untuk membantu juniornya. Namun tetap saja, tidak ada tukang profesional, karena menurut Gede Kresna mereka tidak akan meninggalkan profesi utamanya sebagai petani. Yang ada tentunya tukang yang terampil, hal itu karena terbiasa mengerjakan pekerjaan pertukangan.

Maket yang Dikerjakan Para Artisan RI (Sumber)

Maket yang Dikerjakan Para Artisan RI (Sumber)

Di RI, Artisan atau tukang peranannya begitu sentral dalam penyelesaian sebuah karya. Kalaupun tanpa arsitek, mereka tentu dapat menyelesaikan sebuah bangunan. Peran arsitek lebih pada konsep bangunan, manajemen kerja, biaya, dan juga hubungan dengan klien. Tantangan yang Artisan jauh lebih besar jika dibandingkan dengan arsitek. Proses kerjanya sendiri cukup sederhana, pertama mulai dari konsep bangunan. Konsep berangkat dari ketersedian kayu yang dimiliki. Terjemahannya bisa dalam bentuk gambar kerja, bahkan hanya konsep saja. Setelah itu mulai dibangun maket 1:10 sebagai acuan kerja. Bagian ini yang tentunya cukup memakan waktu. Karena tentu akan banyak terdapat perbaikan di sana-sini. Setelah rampung, maka bangunan akan dikerjakan hingga selesai.

Artisan akan sangat detail memperhatikan setiap sambungan, prakiraan kekuatan dari bahan yang dimiliki. Intuisi, pengalaman kerja, serta perhitungan- perhitungan praktis yang mereka temukan dalam setiap perkerjaan. Maka patutlah posisi artisan sangat penting dari arsitek. Mereka merencanakan pembangunannya secara detail, serta membangunnya. Hal tersebut berbeda dengan arsitek, yang hanya merencanakan bangunan. Artisan itu bisa jadi arsitek dan arsitek belum tentu bisa jadi artisan. Sejauh ini yang saya tahu.

Bengkala, 17Maret 2015

Advertisements

Tagged: , , ,

§ 2 Responses to Kerja Artisan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kerja Artisan at Sudut jalan.

meta

%d bloggers like this: